Beranda > :berbagi, egp, kuliner, liputan > EverlastingBeauty

EverlastingBeauty

EverlastingBeauty

EverlastingBeauty

justposting – Everlasting Beauty , serasa pas banget semboyan ini dengan kondisi aktual Kota Kembang, Kota Seribu Bidadari (kata temen saia mah), alias Paris Pan Japa (Paris Van Java) alias Bandung.

Meskipun suasana udara Bandung yang dulu relatif sejuk kini telah berganti dengan hawa yang begitu hareudang, mungkin efek dari Global Warming juga mampir ke Bandung. 🙂

Minggu 21/11/2010, sepulang dari kondangan temen kerja, kami melancong ke beberapa tempat spesial di Bandung.Tempat pertama yang kami kunjungi adalah Masjid Agung Bandung.Sembari istirahat, kami menunaikan shalat Dhuhur berjama’ah di masjid yang megah tersebut.

Sayang, teras masjid yang semestinya juga merupakan area untuk shalat, penuh sesak olah penjual Siomay, Bakso, Peci, Bakpao dan berjejal para pembeli di tempat yang sama.Pemandangan yang saya anggap cukup unik dan tidak biasanya.

Masjid Agung Bandung

Masjid Agung Bandung

Tak dinyana, ketika kami selesai melaksanakan shalat Dzuhur, tiba-tiba hujan turun sangat lebat.Terpaksa kami berdiam diri di dalam masjid menunggu hingga hujan reda.

Barulah, ketika suasana kian bersahabat, kami beranjak meninggalkan Masjid Agung Bandung.Melewati area pelataran masjid yang sangat ramai oleh para pedagang.Masih bertanya-tanya dalam hati…’mengapa semua ini bisa terjadi ?’…

Tujuan selanjutnya adalah hunting oleh-oleh khas bandung…tujuan yang tidak dijadwalkan.Tadinya mau langsung ngeloyor balik ke Cikarang.Cuman kalau dipikir-pikir mosok yo pergi ke Bandung ga bawa apa-apa???

Setelah nanya sana-sini, check status FB dan SMS…(ciieee…keren kan), akhirnya kami singgah di tempat para penjual Oleh-oleh dekat pinto tol Cileunyi.Sempet baca juga komen mas Sulistyo tentang tempat penjual oleh-oleh yang murah, sayangnya dah terlewat jauh dan males putar balik.
jajan bandung

jajan bandung

Kami berlima akhirnya memborong Tempe/oncom goreng kering, Dodol dan lain-lain di sebuah toko yang cukup murah dan ramah.

Perjalanan pulang cukup lancar diiringi gerimis pengantin dari Bandung sampai Cikarang.Hari itu cukup lelah tapi menyenangkan. (*nik)

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. November 26, 2010 pukul 1:08 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: